fb-logo
Beranda » belajar » Tanamduit Outlook » tanamduit Breakfast News: 7 Juni 2024

tanamduit Breakfast News: 7 Juni 2024

oleh | Jun 7, 2024

tanamduit menawarkan investasi AMAN dengan return atau imbal hasil lebih tinggi daripada bunga deposito.

Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per 7 Juni 2024:

market update 7 juni 2024

IHSG Naik Hari Kamis (6/6)

Kamis (6/6), IHSG ditutup naik 0,39% ke 6.974,90 dengan nilai perdagangan di bawah Rp10 triliun. Kenaikan ini dinilai sebagai technical rebound, setelah hari Rabu (5/6) turun drastis 2,14%. Penurunannya didominasi oleh saham-saham group Taipan Prajogo Pangestu.

Saham-saham perbankan big caps mendominasi kenaikan IHSG dan indeks-indeks lainnya, yaitu BBRI +2,27%, BMRI +2,92% dan BBNI +3,47%.

Saham BREN kembali turun drastis -9,67% dan masih dalam pengawasan khusus BEI melalui kebijakan Full Call Auction (FCA). Melansir data dari Investing Fair Value, BREN berada di angka Rp4.751 sedangkan harga pasar terakhir adalah 6.700, Price Earnings Ratio 692x, suatu rasio yang sangat tinggi dan tidak lazim, dibandingkan dengan kelaziman PER IHSG antara 13x-16x.

Kenaikan IHSG yang relatif rendah sejalan dengan kenaikan indeks harga saham Asia lainnya yang juga rendah karena investor menunggu rilis berita Non Farm Payroll di Amerika Serikat yang akan diumumkan pada hari Jumat waktu setempat (Jumat malam di Indonesia).

Jika NPF menunjukkan penurunan, maka hal ini meningkatkan keyakinan bahwa ekonomi AS melemah dan akan menurunkan inflasi. Hal ini juga menambah keyakinan pula bahwa US Fed akan menurunkan suku bunga di bulan September mendatang.

Jika terjadi kebalikannya, maka volatilitas pasar akan meningkat dan IHSG masih akan tertahan kenaikannya.

Harga Saham AS Sedikit Naik Menjelang Laporan Ketenagakerjaan

Reli Wall Street terhenti pada hari Kamis karena S&P 500 dan Nasdaq sebagian besar berakhir datar setelah mencapai rekor tertinggi baru sehari sebelumnya.

Ssementara itu, Dow bertambah 78 poin. Investor sedang menunggu laporan pekerjaan (Non Farm Payroll) hari Jumat (7/6) yang akan menjadi indikasi prospek kebijakan moneter, khususnya arah suku bunga.

Klaim pengangguran awal (initial unemployment) meningkat lebih besar dari perkiraan pada minggu lalu. Biaya tenaga kerja pada kuartal pertama direvisi menjadi lebih rendah, yang mengindikasikan bahwa The Fed memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga tahun ini. (Trading Economics)

Yield Obligasi US Treasury 10 Tahun Sedikit Naik Kamis Kemarin, Namun Trend Menurun Dalam Seminggu Terakhir

Penurunan tajam imbal hasil Treasury dalam beberapa hari terakhir menghidupkan kembali rumor bahwa kondisi terburuk di pasar obligasi mungkin sudah berakhir.

Masih terlalu dini untuk memperkirakan terjadinya skenario tersebut dengan yakin, namun peluang pemulihan terlihat lebih baik akhir-akhir ini setelah pasar mengalami penurunan selama dua tahun untuk sebagian besar kelas aset setelah dimulainya kenaikan suku bunga Federal Reserve pada awal tahun 2022.

Faktor utama yang mendorong penurunan imbal hasil atau yield US Treasury adalah kekhawatiran baru terhadap perlambatan aktivitas ekonomi AS, yang menghidupkan kembali ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga.

Harga obligasi bergerak berbanding terbalik dengan imbal hasil sehingga prospek pelonggaran kebijakan telah menghidupkan kembali semangat di pasar obligasi. Alasannya adalah jika aktivitas ekonomi melambat, hal ini akan memberikan dukungan baru bagi penguatan disinflasi, yang terhenti akhir-akhir ini.

Ulasan

  • Data terbaru AS, JOLT, yang menunjukkan pelemahan memperkuat pelemahan ekonomi AS setelah sebelumnya data PMI yang juga turun dan PCE yang sesuai ekspektasi meneruskan penurunan yield obligasi US Treasury juga turun.
  • Data berikutnya yang ditunggu oleh investor adalah data Nonfarm Payroll yang akan dirilis di akhir minggu ini.
  • Data ekonomi AS yang menunjukkan pelemahan membuat US Dollar Index melemah dan membuat Rupiah menguat. Turunnya yield US Treasury membuat yield Surat Utang Negara juga ikut turun dan IHSG meningkat.
  • Keberlanjutan implementasi FCA di Bursa Efek Indonesia perlu dicermati karena dapat mengurangi minat minat investor baik investor dalam negeri maupun investor luar negeri.

    Rekomendasi

    • Dengan pertimbangan bahwa penerapan FCA dapat segera diperbaiki dan pertimbangan berlanjutnya pelemahan ekonomi AS yang akan membuat US Fed segera menurunkan suku bunga maka sekarang investor dapat mempertimbangkan untuk menambah investasinya di reksa dana berbasis saham dan obligasi, yaitu reksa dana saham, indeks saham, campuran dan reksa dana pendapatan tetap untuk jangka waktu investasi lebih dari 1 tahun.
    • Untuk investasi kurang dari 1 tahun, disarankan memperbanyak investasi di reksa dana pasar uang karena masih memberikan return yang lebih tinggi dari bunga deposito.
    • Harga emas diperkirakan masih akan naik karena beberapa bank sentral melakukan pembelian emas secara massive dalam setahun terakhir ini untuk diversifikasi risiko karena ketidakpastian global, emas dapat dipertimbangkan untuk menjadi portfolio investasi untuk jangka menengah dan Panjang.
    • Tetaplah berinvestasi secara rutin untuk mencapai tujuan keuangan. Pilih produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
    • Pertimbangkan untuk mulai mengakumulasi reksa dana saham dan indeks saham untuk jangka panjang, karena harga-harga saham saat ini dalam kategori murah.
    • Emas dapat dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang karena nilai emas selalu mengalahkan inflasi.

    Yuk, investasi sekarang di tanamduit!

    DISCLAIMER:

    Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh PT Star Mercato Capitale (tanamduit), yang memperoleh izin dari dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana.

    Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas, baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy. Namun, PT Star Mercato Capitale tidak dapat menjamin keakurasian dan kelengkapan data dan informasinya. Manajemen PT Star Mercato Capitale beserta karyawan dan afiliasinya menyangkal setiap dan semua tanggung jawab atas keakurasian tulisan ini atau kelalaian dari atau kerugian apapun yang diakibatkan dari penggunaan tulisan ini. Pendapat yang diungkapkan dalam tulisan ini adalah pandangan kami saat ini dan dapat berubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Pembaca tulisan ini diwajibkan membaca prospektus dan memahami produk yang akan dibeli atau dijual sebelum melakukan transaksi pembelian dan/atau penjualan. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja yang akan datang.

    tanamduit Team

    tanamduit adalah aplikasi penyedia beragam produk investasi reksa dana, emas, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah berizin dan diawasi oleh OJK.

    banner-download-mobile