fb-logo
Beranda » belajar » Tanamduit Outlook » tanamduit Breakfast News: 4 Juni 2024

tanamduit Breakfast News: 4 Juni 2024

oleh | Jun 4, 2024

tanamduit menawarkan investasi AMAN dengan return atau imbal hasil lebih tinggi daripada bunga deposito.

Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per 4 Juni 2024:

market update 4 juni 2024

IHSG Naik Kembali ke Level 7000 Hari Senin Kemarin

IHSG ditutup naik 65,45 poin atau 0,94% ke 7.036,19 dengan nilai transaksi Rp10,77 triliun. Saham-saham perbankan besar menyumbang kenaikan IHSG dan juga membuat indeks-indeks lain seperti LQ45 (+1,75%), IDX30 (+1,00%) dan Bisnis27 (2,52%), naik lebih tinggi dibanding kenaikan IHSG.

Kenaikan harga-harga saham di Bursa Efek Indonesia ditopang oleh sentimen positif eksternal dari AS yang hari Jumat (31/5) yang merilis berita Personal Consumption Expenditure (PCE) yang stabil.

Kabar baik tersebut memberikan harapan adanya penurunan suku bunga US di tahun 2024, melemahnya US Dollar Index, dan turunnya yield obligasi US dari level 4,6% ke bawah 4,4%.

Hal tersebut juga membuat Rupiah menguat sekitar 0,5% dan turunnya yield Surat Utang Negara dan juga memberikan dorongan naiknya IHSG.

Inflasi tahunan bulan Mei yang dirilis oleh BPS hari Senin kemarin sebesar 2,84% menunjukkan bahwa inflasi terkendali dan berada dalam rentang target Bank Indonesia 2,5% plus/minus 1%, juga berkontribusi terhadap penguatan Rupiah.

PMI Manufaktur Indonesia Turun ke Level Terendah dalam 6 Bulan

PMI Manufaktur S&P Global Indonesia turun menjadi 52,1 pada Mei 2024 dari 52,9 pada bulan April. PMI ini menjadi yang terendah dalam 33 bulan berturut-turut.

Salah satu penyebabnya adalah harga input meningkat tajam karena nilai tukar Rupiah yang melemah cukup signifikan dalam 2 bulan terakhir.

Pemasok lebih bersedia untuk menambahkan biaya mereka, meskipun hal ini terjadi dengan sedikit peningkatan dalam kinerja pengiriman. (Trading Economics)

Harga Surat Utang Negara (SUN) Menguat Hari Senin (3/6)

Yield SUN Benchmark 5-tahun turun 4 basis poin menjadi 6,82%, dan yield SUN Benchmark 10-tahun turun sebesar 4 basis poin menjadi 6,86%. Penurunan yield menandakan kenaikan harga SUN.

Volume transaksi SBN secara outright tercatat sebesar Rp10,7 triliun kemarin, lebih rendah dari volume transaksi di hari Jumat (31/5) yang tercatat sebesar rp16,2 triliun. (BNI Sekuritas)

US Dollar Index Turun 3 Hari Berturut-Turut

Indeks dolar turun tiga hari berturut-turut menjadi 104,2 pada hari perdagangan pertama bulan Juni. Hal ini terjadi setelah PMI Manufaktur ISM Amerika Serikat secara tak terduga turun dan menunjukkan kontraksi terbesar dalam aktivitas pabrik dalam tiga bulan, serta tekanan harga yang lebih lemah.

Angka tersebut memperkuat pandangan The Fed memiliki ruang untuk memangkas suku bunga tahun ini. (Trading Economics)

Ulasan

  • Data-data ekonomi AS (PCE yang stabil dan PMI yang turun) membuat US Dollar Index turun. Yield obligasi US Treasury pun turun. Hal ini menjadi pertanda melemahnya ekonomi AS dan referensi bahwa suku bunga US dapat turun di sisa tahun 2024 ini.
  • Investor global masih menunggu data ekonomi AS lainnya antara lain Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLT) minggu ini, serta Nonfarm Payroll. Melemahnya JOLT dan NFP akan memperkuat kemungkinan turunnya suku bunga US.
  • Namun, investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan terus mengamati perkembangan data ekonomi AS yang sangat mempengaruhi pergerakan yield obligasi, Rupiah, harga saham dan juga nilai tukar Rupiah terhadap USD.

    Rekomendasi

    • Untuk jangka pendek, investor disarankan untuk overweight/memperbanyak investasi di reksa dana pasar uang.
    • Tetaplah berinvestasi secara rutin untuk mencapai tujuan keuangan. Pilih produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
    • Pertimbangkan untuk mulai mengakumulasi reksa dana saham dan indeks saham untuk jangka panjang, karena harga-harga saham saat ini dalam kategori murah.
    • Emas dapat dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang karena nilai emas selalu mengalahkan inflasi.

    Yuk, investasi sekarang di tanamduit!

    DISCLAIMER:

    Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh PT Star Mercato Capitale (tanamduit), yang memperoleh izin dari dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana.

    Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas, baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy. Namun, PT Star Mercato Capitale tidak dapat menjamin keakurasian dan kelengkapan data dan informasinya. Manajemen PT Star Mercato Capitale beserta karyawan dan afiliasinya menyangkal setiap dan semua tanggung jawab atas keakurasian tulisan ini atau kelalaian dari atau kerugian apapun yang diakibatkan dari penggunaan tulisan ini. Pendapat yang diungkapkan dalam tulisan ini adalah pandangan kami saat ini dan dapat berubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Pembaca tulisan ini diwajibkan membaca prospektus dan memahami produk yang akan dibeli atau dijual sebelum melakukan transaksi pembelian dan/atau penjualan. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja yang akan datang.

    tanamduit Team

    tanamduit adalah aplikasi penyedia beragam produk investasi reksa dana, emas, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah berizin dan diawasi oleh OJK.

    banner-download-mobile