fb-logo
Beranda » belajar » Tanamduit Outlook » tanamduit Breakfast News: 21 Mei 2024

tanamduit Breakfast News: 21 Mei 2024

oleh | Mei 21, 2024

tanamduit menawarkan investasi TERAMAN dengan return atau imbal hasil lebih tinggi dari bunga deposito. Investasi di SBN seri ST012, investasi syariah yang 100% AMAN dijamin negara!

Masa penawaran ST012 berlangsung pada 26 April-29 Mei 2024. Berikut adalah tingkat kuponnya:

  • ST012-T2 tenor 2 tahun kupon 6,40% per tahun
  • ST012-T4 tenor 4 tahun kupon 6,55% per tahun

Imbal hasil (kupon) ST012 floating with floor, berpotensi NAIK saat suku bunga BI naik, tapi tidak akan turun saat suku bunga BI turun! Beli ST012 di tanamduit bonus saldo reksadana!

Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per 21 Mei 2024:

market-update-21-mei-2024.jpg

IHSG Terkoreksi Hari Senin (20/5)

Setelah kenaikan 3 hari beruntun di minggu lalu, pada hari Senin (20/5), IHSG terkoreksi turun 50.55 poin atau 0,69%.

Penurunan IHSG terjadi karena investor profit taking, sebagai imbas dari berita yang dirilis oleh Bank Indonesia mengenai Neraca Perdagangan Indonesia Q1 2024. 

Berdasarkan kabar tersebut, Indonesia mengalami defisit USD6 milyar dan Transaksi Berjalan yang defisit USD2,2 milyar. Hal ini dikhawatirkan dapat menekan nilai Rupiah.

Di samping itu, perdagangan bursa di pekan keempat ini hanya 3 hari karena adanya libur Waisyak di hari Kamis (23/5) dan Jumat (24/5) membuat investor menurunkan investasinya di bursa. (CNBC Indonesia)

Harga Emas Dunia Masih Menunjukkan Kenaikan Hari Senin Kemarin

Harga emas mencapai rekor tertinggi di perdagangan Asia pada hari Senin (20/5). Hal ini karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah sehingga mendorong permintaan safe haven.  

Emas di pasar spot naik hampir 1% ke rekor tertinggi $2,440.56 per ounce. Sementara itu, emas berjangka yang berakhir pada bulan Juni mencapai rekor tertinggi $2,444.55 per ounce.

Harga emas melonjak ke rekor tertinggi di tengah kekhawatiran akan perang antara Israel dan Iran, meskipun skenario seperti itu tidak terwujud.

Namun, prospek ketidakstabilan lagi di Timur Tengah tampaknya kembali mendorong logam kuning. Israel juga terus melancarkan serangannya terhadap Gaza, sehingga menjaga ketegangan di wilayah tersebut tetap tinggi.

Di tempat lain, peningkatan aksi militer antara Rusia dan Ukraina juga mendukung permintaan safe haven yang aman, ketika kedua negara melancarkan serangan terhadap satu sama lain pada akhir pekan. (Investing)

Indeks Dow Jones Turun Tetapi Indeks Nasdaq Naik dan Mencatat Rekor Baru

Pada hari Senin (20/5), Nasdaq mencapai rekor tertinggi baru, berakhir naik 0,6% lebih tinggi didukung oleh kenaikan saham-saham teknologi. Sebaliknya, Dow Jones turun 196 poin, terseret oleh penurunan saham JP Morgan Chase sebesar 4,5%.

Investor mencermati data dan berita mengenai waktu penurunan suku bunga The Fed. Beberapa pejabat Fed dijadwalkan untuk berbicara dan juga risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) akan dirilis minggu ini. (Trading Economics)

Ulasan

  • Penurunan inflasi AS di bulan April memicu turunnya yield obligasi atau US Treasury. Yield Surat Utang Negara RI turun dan US Dollar Index turun yang diikuti dengan menguatnya Rupiah sepekan terakhir ke bawah Rp16.000 per US Dollar.
  • Turunnya inflasi memberikan harapan bahwa suku bunga US akan turun di tahun 2024 ini. Harapan turunnya suku bunga US akan diuji dengan data inflasi bulan Mei apakah akan masih akan menunjukkan penurunan. Potensi turunnya inflasi meningkat karena data pengangguran AS meningkat. Investor masih menunggu data lain, antara lain PMI Index, jika PMI Index turun maka harapan turunnya suku bunga US semakin meningkat.
  • Walaupun imbal hasil (yield) US Treasury menunjukkan penurunan, yield dinilai masih cukup tinggi di sekitaran 4,4% dan masih jauh dari target ideal di sekitaran 2%.
  • Sampai akhir tahun 2024, pasar obligasi dan saham Rupiah masih akan volatile.

    Rekomendasi:

    • Untuk jangka pendek, investor disarankan untuk overweight/memperbanyak investasi di reksa dana pasar uang.
    • Tetaplah berinvestasi secara rutin untuk mencapai tujuan keuangan. Pilih produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
    • Pertimbangkan untuk mulai mengakumulasi reksa dana saham dan indeks saham untuk jangka panjang, karena harga-harga saham saat ini dalam kategori murah.
    • Emas dapat dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang karena nilai emas selalu mengalahkan inflasi.

    Yuk, investasi sekarang di tanamduit!

    DISCLAIMER:

    Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh PT Star Mercato Capitale (tanamduit), yang memperoleh izin dari dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana.

    Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas, baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy. Namun, PT Star Mercato Capitale tidak dapat menjamin keakurasian dan kelengkapan data dan informasinya. Manajemen PT Star Mercato Capitale beserta karyawan dan afiliasinya menyangkal setiap dan semua tanggung jawab atas keakurasian tulisan ini atau kelalaian dari atau kerugian apapun yang diakibatkan dari penggunaan tulisan ini. Pendapat yang diungkapkan dalam tulisan ini adalah pandangan kami saat ini dan dapat berubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Pembaca tulisan ini diwajibkan membaca prospektus dan memahami produk yang akan dibeli atau dijual sebelum melakukan transaksi pembelian dan/atau penjualan. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja yang akan datang.

    tanamduit Team

    tanamduit adalah aplikasi penyedia beragam produk investasi reksa dana, emas, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah berizin dan diawasi oleh OJK.

    banner-download-mobile