fb-logo
Beranda » belajar » Tanamduit Outlook » tanamduit Breakfast News: 20 Juni 2024

tanamduit Breakfast News: 20 Juni 2024

oleh | Jun 20, 2024

tanamduit menawarkan investasi TERAMAN dengan return atau imbal hasil lebih tinggi dari bunga deposito. Investasi di SBN seri SBR013, 100% AMAN dijamin negara!

Masa penawaran SBR013 berlangsung pada tanggal 10 Juni–4 Juli 2024. Berikut adalah tingkat kuponnya:

  • SBR013-T2 tenor 2 tahun kupon 6,45% per tahun
  • SBR013-T4 tenor 4 tahun kupon 6,60% per tahun

Imbal hasil (kupon) SBR013 floating with floor, berpotensi NAIK saat suku bunga BI naik, tapi tidak akan turun saat suku bunga BI turun! Beli SBR013 di aplikasi tanamduit, bonus reksadana!

Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per 20 Juni 2024:

market update 20 juni 2024

Surat Berharga Negara Seri SBR013 Sangat Diminati Investor Ritel

Minat investor terhadap SBN seri SBR013 yang sedang dalam masa penawaran dari 10 Juni hingga 4 Juli 2024 sangat besar.

Hal ini dapat dilihat dari data penjualan real time pagi ini Kamis 20 Juni sekitar jam 08.00 di aplikasi tanamduit yang menjadi salah satu Mitra Distribusi SBN (selama 11 hari penjualan dari 25 hari masa penawaran):

  • SBR013 T2 (tenor 2 tahun), dari nilai Rp9 triliun yang ditawarkan telah terjual sekitar Rp5,6 trilyun (62,2%) dan tersisa Rp3,4 triliun
  • SBR013 T4 (tenor 4 tahun), dari nilai Rp6 triliun yang ditawarkan telah terjual sekitar Rp2 trilyun (33%), tersisa sekitar Rp4 triliun.

SBR013 menjadi instrumen investasi yang sangat menarik karena kupon yang jauh lebih tinggi dari bunga deposito bank, jauh lebih tinggi dibanding inflasi tahunan dan juga ditengah tingginya volatilitas harga saham serta pelemahan Rupiah yang signifikan.

Hari Rabu 19 Juni Adalah Hari ke 5 Berturut-Turut IHSG Mengalami Penurunan

Setelah libur Idul Adha, hari Rabu kemarin IHSG kembali mengalami penurunan 7,91 poin atau -0,12% menuju 6.726,92 dengan nilai transaksi sekitar Rp10,1 trilyun. 

Meski demikian, ada berita positif dari BPS yang menyampaikan bahwa di bulan Mei yang lalu surplus perdagangan Indonesia (nilai ekspor melebihi nilai impor) USD2,93 miliar di atas ekspektasi USD2,74 miliar dan meningkat tajam dibandingkan dengan bulan Mei 2023 yang senilai USD0,43 miliar.

Namun, IHSG tetap turun dan investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 709,78 miliar di seluruh pasar saat IHSG turun hari Rabu kemarin.

Pelemahan Rupiah dalam 2 bulan terakhir akibat masih kuatnya US Dollar Index karena belum turunnya suku bunga USD masih menjadi penyebab investor, khususnya investor asing, lebih banyak melakukan penjualan saham.

Harga Surat Utang Negara (SUN) Ditutup Menguat Hari Rabu Kemarin

Hari Rabu kemarin yield SUN Benchmark 5-tahun turun sebesar 6 basis poin menjadi 7,01%, dan yield SUN Benchmark 10-tahun turun sebesar 4 bp menjadi 7,09%.

Nilai transaksi traded SBN secara outright tercatat sebesar Rp22,2 triliun kemarin lebih rendah dari hari Jumat pekan lalu yang tercatat sebesar Rp24,8 triliun.

Sementara itu, nilai transaksi obligasi korporasi secara outright tercatat sebesar Rp1,16 triliun. (BNI Sekuritas)

Harga Emas Bertahan di Level USD2.330

Emas bertahan stabil di kisaran $2,330 per ons pada hari Rabu kemarin setelah mengalami penurunan di sesi sebelumnya, karena data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat.

Banyak bank sentral yang berencana meningkatkan cadangan emas mereka dalam waktu satu tahun karena ketidakpastian ekonomi dan politik, meskipun harga emas tinggi, menurut survei World Gold Council. (Trading Economics)

Ulasan

  • Inflasi AS di bulan Juni melandai ke 3,3% dari 3,4% di bulan April. Angka ini masih di atas target US Fed (2%).
  • US Fed pada hari Rabu, 12 Juni, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga AS. Mereka juga menyatakan hanya akan ada satu kali penurunan suku bunga tahun 2024.
  • Suku bunga yang masih tinggi ini masih akan membuat pasar saham dan obligasi volatile hingga akhir tahun 2024.
  • Harga emas diperkirakan masih akan naik karena beberapa bank sentral masih akan melanjutkan pembelian emas, terutama Bank Sentral China. Pembelian emas ini bertujuan untuk diversifikasi risiko di tengah ketidakpastian global, berlanjutnya trade war, serta ketegangan geopolitik yang masih belum mereda.

Rekomendasi:

  • Untuk jangka pendek, investor disarankan untuk mengurangi investasi di reksa dana berbasis saham, yaitu reksa dana saham, indeks saham dan campuran.
  • Untuk jangka panjang, pertimbangkan untuk mulai mengakumulasi reksa dana saham dan indeks saham karena harga-harga saham saat ini dalam kategori murah.
  • Untuk jangka waktu kurang dari 1 tahun, disarankan untuk memperbanyak investasi di reksa dana pasar uang karena masih memberikan return yang lebih tinggi dari bunga deposito.
  • Harga emas masih volatile. Namun, dalam jangka menengah–panjang, harga emas diperkirakan masih akan naik karena beberapa bank sentral masih melakukan pembelian emas untuk diversifikasi risiko karena ketidakpastian global, baik dalam hal perekonomian maupun geopolitik yang masih memanas.
  • Emas dapat dipertimbangkan untuk menjadi portfolio investasi untuk jangka menengah dan panjang.
  • Tetaplah berinvestasi secara rutin untuk mencapai tujuan keuangan. Pilih produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
  • Emas dapat dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang karena nilai emas selalu mengalahkan inflasi.

Yuk, investasi sekarang di tanamduit!

DISCLAIMER:

Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh PT Star Mercato Capitale (tanamduit), memperoleh izin dari dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana.

Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy, namun PT Star Mercato Capitale tidak dapat menjamin keakurasian dan kelengkapan data dan informasinya. Manajemen PT Star Mercato Capitale beserta karyawan dan afiliasinya menyangkal setiap dan semua tanggung jawab atas keakurasian tulisan ini atau kelalaian dari atau kerugian apapun yang diakibatkan dari penggunaan tulisan ini. Pendapat yang diungkapkan dalam tulisan ini adalah pandangan kami saat ini dan dapat berubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Pembaca tulisan ini diwajibkan membaca prospektus dan memahami produk yang akan dibeli atau dijual sebelum melakukan transaksi pembelian dan/atau penjualan. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja yang akan datang.

tanamduit Team

tanamduit adalah aplikasi penyedia beragam produk investasi reksa dana, emas, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah berizin dan diawasi oleh OJK.

banner-download-mobile