fb-logo
Beranda » belajar » Tanamduit Outlook » tanamduit Breakfast News: 11 Juli 2024

tanamduit Breakfast News: 11 Juli 2024

oleh | Jul 11, 2024

tanamduit menawarkan investasi AMAN dengan return atau imbal hasil lebih tinggi dari bunga deposito.

Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per10 Juli 2024:

Market update 11 juli 2024

Rabu (10/7), IHSG Melanjutkan Penguatan

IHSG naik 17,24 poin atau 0,24% ke 7.287,04 setelah sempat menyentuh 7.313 di tengah perdagangan hari Rabu kemarin. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp9 triliun dan total kapitalisasi pasar (market caps) bergerak ke Rp12.447.

Kenaikan IHSG masih berkaitan dengan sentimen positif dari perkembangan data ekonomi AS yang melemah dan pidato Jerome Powell, Ketua US Fed, yang menyampaikan bahwa inflasi sudah melambat dan ekonomi tidak overheated.

Walaupun belum mengkonfirmasi kapan penurunan suku bunga, Powell menyampaikan bahwa suku bunga yang tinggi dapat menyebabkan melemahnya kegiatan ekonomi dan lapangan pekerjaan.

Hal ini menjadi sinyal bahwa US Fed memiliki keyakinan bahwa inflasi akan semakin melambat dan suku bunga dapat segera mereka turunkan setidaknya satu kali di tahun 2024 ini.

Pelaku pasar melihat ini sebagai sinyal bahwa Bank Indonesia juga akan menurunkan suku bunga Rupiah sehingga pasar saham kembali bergairah.

Harga Surat Utang Negara Relatif Tidak Berubah Hari Rabu (10/7)

Yield SUN Benchmark 5-tahun (FR0101) turun sebesar 1 basis poin menjadi 6,89%, dan yield SUN Benchmark 10-tahun (FR0100) tidak berubah di level 7,03%.

Nilai transaksi SBN secara outright tercatat sebesar Rp10,7 triliun kemarin, lebih rendah hari sebelumnya Rp38,6 triliun.

Sedangkan nilai transaksi obligasi korporasi secara outright tercatat sebesar Rp1,6 triliun. (BNI Sekuritas)

Rupiah Menguat (Lagi) Terhadap US Dollar

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali ditutup menguat pada Rabu (10/7) dan menyentuh level Rp16.240,5.

Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 10,50 poin atau 0,06% ke level Rp16.240,5 per dolar AS, sementara US Dollar Index meningkat sebesar 0,01% ke posisi 105,14.

Mata uang lain di Asia mayoritas ditutup bervariasi, Yen Jepang, melemah 0,08%, Won melemah Korea 0,12% dan Yuan China melemah 0,05%, sementara Ringgit Malaysia dan Baht Thailand menguat 0,03% dan 0,14%. (Bisnis)

Harga Emas Masih Berpeluang Naik

Harga emas diperkirakan akan naik dalam beberapa minggu mendatang, kata TD Securities, sebuah bank investasi yang berkantor pusat di Kanada, dengan pembelian yang stabil oleh bank-bank sentral dan kejelasan lebih lanjut mengenai penurunan suku bunga AS yang akan mendukung kenaikan harga logam kuning ini.

TD mengatakan bahwa emas kemungkinan akan mencapai target rata-rata Q1-2025 sebesar USD2.475 per ounce. Spot emas saat ini diperdagangkan pada USD2,372 per ounce.

Kenaikan harga emas terhenti minggu lalu setelah laporan mengatakan Bank Rakyat Tiongkok berhenti membeli emas untuk kedua bulan berturut-turut pada bulan Juni.

Hal ini melemahkan reli emas dari minggu sebelumnya setelah data nonfarm payrolls AS yang lebih lemah dari perkiraan meningkatkan optimisme terhadap penurunan suku bunga.

Namun TD mengatakan bahwa harga emas terdorong oleh data yang menunjukkan Reserve Bank of India, National Bank of Poland dan Czech National Bank semuanya membeli emas pada minggu ini.

TD mengatakan bahwa pembelian bank sentral, ditambah dengan meningkatnya kejelasan mengenai penurunan suku bunga AS, kemungkinan akan mendukung kenaikan harga emas dalam beberapa bulan mendatang dengan tujuan untuk mendiversifikasi cadangan devisa mereka. (Investing)

Harga Emas Dunia Naik Moderat

Rabu (10/7), harga emas naik menuju USD2.370 per ounce dari USD2.360an hari sebelumnya, di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga lebih awal oleh Federal Reserve.

Para pedagang kini mengalihkan fokus mereka ke rilis data Consumer Price Index (CPI) AS yang akan akan dirilis minggu ini. (Trading Economics)

Yield US Treasury 10 Tahun Turun Hari Rabu (10/7)

Imbal hasil (yield) US Treasury AS bertenor 10-tahun turun menjadi 4,28%, karena para pedagang meningkatkan spekulasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga tahun ini.

Investor terus bertaruh pada dua kali penurunan suku bunga 2024 dengan peluang penurunan suku bunga pada bulan September sekitar 75%.

Laporan utama CPI yang dirilis pada hari Kamis ini akan menjadi petunjuk lebih lanjut tentang bagaimana tekanan inflasi dalam perkembangan perekonomian Amerika Serikat. (Trading Economics)

Indeks Utama Saham AS Naik

S&P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi baru pada hari Rabu (10/7), naik 1% dan 1,2%, didorong oleh kinerja kuat dari Nvidia dan saham-saham utama lainnya, meningkatkan optimisme investor menjelang data inflasi utama dan laporan pendapatan kuartal kedua.

Dow melonjak 429 poin atau 1,09%.  Saham Nvidia +2,7%, AMD +3,8%, Micron Tech +4%, Apple 1,8%, Microsoft +1,4%, Meta +0,9%, dan Alphabet +1,1%.

Ulasan

  • Sinyal dari Gubernur Bank Indonesia bahwa BI Rate dapat saja turun di akhir tahun ini membuat pasar saham dan obligasi kembali bergairah.
  • Pernyataan Ketua US Federal Reserve Selasa kemarin bahwa dengan inflasi yang semakin melonggar belum cukup sebagai pertimbangan menurunkan suku bunga USD.
  • Menjelang kepastian penurunan suku bunga US, pasar saham dan obligasi Indonesia masih akan volatile. Dengan tingkat volatilitas yang menurun, harga-harga saham cenderung akan naik kembali sampai akhir tahun 2024.
  • Harga emas diperkirakan masih akan naik karena beberapa bank sentral masih akan melanjutkan pembelian emas, terutama Bank Sentral China. Aksi ini bertujuan untuk diversifikasi risiko di tengah ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik yang masih belum mereda.

    Rekomendasi

    • Untuk jangka pendek, investor disarankan untuk mengurangi investasi di reksa dana berbasis saham, yaitu reksa dana saham, indeks saham dan campuran.
    • Untuk jangka panjang, pertimbangkan untuk mulai mengakumulasi reksa dana saham dan indeks saham karena harga-harga saham saat ini dalam kategori murah.
    • Untuk jangka waktu kurang dari 1 tahun, disarankan untuk memperbanyak investasi di reksa dana pasar uang karena masih memberikan return yang lebih tinggi dari bunga deposito.
    • Harga emas masih volatile. Namun, dalam jangka menengah–panjang, harga emas diperkirakan masih akan naik karena beberapa bank sentral masih melakukan pembelian emas untuk diversifikasi risiko karena ketidakpastian global, baik dalam hal perekonomian maupun geopolitik yang masih memanas.
    • Emas dapat dipertimbangkan untuk menjadi portfolio investasi untuk jangka menengah dan panjang.
    • Tetaplah berinvestasi secara rutin untuk mencapai tujuan keuangan. Pilih produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
    • Emas dapat dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang karena nilai emas selalu mengalahkan inflasi.

    Yuk, investasi sekarang di tanamduit!

    DISCLAIMER:

    Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh PT Star Mercato Capitale (tanamduit), anak perusahaan PT Mercato Digital Asia, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana dengan nomor KEP-13/PM.21/2017 serta menjadi mitra distribusi SBN dari DJPPR – Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan nomor S-363/pr/2018 dan dari SBSN dengan nomor PENG-2/PR.4/2018.

    PT Mercato Digital Asia telah terdaftar pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) dengan nomor: 005445.01/DJAI.PSE/07/2022 dan bekerja sama dengan PT Cipta Optima Digital (emasin) untuk produk Koleksi Emas dan PT BPRS ATTAQWA (BPRS Attaqwa) dalam menyediakan produk Tabungan Emas 24 Karat produksi emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

    Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy. Meskipun demikian, PT Star Mercato Capitale tidak dapat menjamin keakurasian dan kelengkapan data dan informasinya. Manajemen PT Star Mercato Capitale beserta karyawan dan afiliasinya menyangkal setiap dan semua tanggung jawab atas keakurasian, kelalaian, atau kerugian apapun dari penggunaan tulisan ini.

    tanamduit Team

    tanamduit adalah aplikasi penyedia beragam produk investasi reksa dana, emas, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah berizin dan diawasi oleh OJK.

    banner-download-mobile