fb-logo
Beranda » belajar » Tanamduit Outlook » tanamduit Breakfast News: 11 Juni 2024

tanamduit Breakfast News: 11 Juni 2024

oleh | Jun 11, 2024

tanamduit menawarkan investasi AMAN dengan return atau imbal hasil lebih tinggi daripada bunga deposito.

Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per 11 Juni  2024:

market update 11 juni 2024

Indeks IDX30, Bisnis27 dan SRI Kehati Sedikit Turun Tetapi Emiten Group Prajogo Pangestu Membuat IHSG Sedikit Naik Hari Senin (11/6)

IHSG naik 23,60 point atau 0,34% ke 6.921,55 yang dikontribusi oleh saham big caps Prajogo Pangestu, BREN +9,92%, BRPT +7,25%, TPIA 2,06%dan CUAN +10,26%.

Kenaikan ini terjadi setelah 3 hari sebelumnya mengalami penurunan yang signifikan berkaitan dengan penerapan pengawasan khusus oleh BEI khususnya terhadap saham BREN.

Sementara itu, index IDX30, Bisnis27 dan SRI Kehati mengalami sedikit penurunan karena saham-saham pertambangan yang ada di dalam indeks-indeks tersebut turun harganya.

Pergerakan IHSG masih sangat dipengaruhi oleh situasi terakhir di AS khususnya suku bunga US yang masih belum ada kepastian kapan akan turun karena inflasi yang belum juga turun ke level 2% yang ditargetkan oleh US Federal Reserve.

Sekarang investor menunggu hasil Federal Operation Market Committee (FOMC) Meeting yang akan dilakukan tanggal 11-12 Juni mendatang dimana salah satu keputusannya adalah mengenai apakah dan kapankah suku bunga US akan diturunkan oleh US Fed. Investor juga akan mencermati pernyataan atau pidato Jerome Powell, the Chairman, karena akan menjadi sinyal kebijakan US Fed di masa mendatang.

Data Laporan Pekerjaan AS Yang Terakhir dan Ekspektasi Hasil FOMC Meeting Mendatang Membuat Yield US Treasury Naik dan US Dollar Index Menguat

Imbal hasil (yield) obligasi Treasury AS bertenor 10-tahun berada di kisaran tertinggi satu minggu di 4,46% dan US Dollar Index menguat di atas 105.

Setelah rilis laporan pekerjaan yang menunjukkan lapangan pekerjaan masih kuat, para pedagang mengantisipasi kemungkinan US Fed akan mempertahankan US Fed Fund Rate di 5,25%-5,5% pada hari Rabu minggu ini.

Peluang pelonggaran kebijakan pada tahun ini sedikit menurun setelah laporan pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan.

Probabilitas pemotongan pada bulan September adalah sebesar 49%, pada bulan November sebesar 63%, dan pada bulan Desember sebesar 87%.

Tingkat inflasi tahunan bulan Mei yang juga akan dirilis pada minggu ini diperkirakan akan tetap pada 3,4%, sama dengan bulan sebelumnya. (Trading Economics)

Harga Surat Utang Negara (SUN) Mengalami Pelemahan dan Rupiah Juga Melemah Pada Perdagangan Senin (11/6)

Yield SUN Benchmark 5-tahun meningkat sebesar 8 basis poin menjadi 6,89%, dan yield SUN Benchmark 10-tahun meningkat sebesar 8 bp ke level 6,96%.

Volume transaksi SBN secara outright tercatat sebesar Rp10,5 triliun, lebih tinggi dari volume transaksi di hari Jumat sebesar Rp8,0 triliun.

Data Bloomberg menunjukkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS melemah sebesar 0,54% menjadi Rp16.283/USD dari level Rp16.195/USD di hari Jumat.

Harga Emas Terkoreksi

Julius Baer, Private Bank dari Swiss, dalam analisis yang baru-baru ini disampaikan kepada nasabahnya menulis bahwa bank sentral China tidak meningkatkan cadangan komoditasnya bulan yang lalu sehingga ini menimbulkan ketidakpastian apakah hal ini akan berlanjut di bulan-bulan mendatang dan berpotensi mempengaruhi terkoreksinya harga emas.

Pembelian emas oleh People Bank of China diyakini lebih bermotif politis daripada motif ekonomi dan China sedang mengurangi ketergantungan pada surat-surat berharga yang kebanyakan adalah US Treasury. (Investing)

Ulasan

  • Data terakhir lapangan pekerjaan di AS yang masih kuat menjadi kabar buruk bagi investor yang mengharapkan turunnya suku bunga yang berpengaruh terhadap suku bunga negara-negara selain AS.
  • Hasil keputusan FOMC Meeting hari Rabu (12/6) kemungkinan besar adalah masih mempertahankan suku bunga di level saat ini 5,25%-5,50%.
  • Walaupun BI Rate dinaikkan 0,25% ke 6,25%, yield Surat Utang Negara tidak terdorong naik namun investor asing melakukan penjualan yang masif sejak awal tahun 2024.
  • Keberlanjutan implementasi FCA di Bursa Efek Indonesia perlu dicermati karena dapat mengurangi minat minat investor baik investor dalam negeri maupun investor luar negeri.

    Rekomendasi:

    • Untuk jangka pendek, investor disarankan untuk overweight/memperbanyak investasi di reksa dana pasar uang.
    • Tetaplah berinvestasi secara rutin untuk mencapai tujuan keuangan. Pilih produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
    • Pertimbangkan untuk mulai mengakumulasi reksa dana saham dan indeks saham untuk jangka panjang, karena harga-harga saham saat ini dalam kategori murah.
    • Emas dapat dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang karena nilai emas selalu mengalahkan inflasi.

    Yuk, investasi sekarang di tanamduit!

    DISCLAIMER:

    Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh PT Star Mercato Capitale (tanamduit), yang memperoleh izin dari dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana.

    Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas, baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy. Namun, PT Star Mercato Capitale tidak dapat menjamin keakurasian dan kelengkapan data dan informasinya. Manajemen PT Star Mercato Capitale beserta karyawan dan afiliasinya menyangkal setiap dan semua tanggung jawab atas keakurasian tulisan ini atau kelalaian dari atau kerugian apapun yang diakibatkan dari penggunaan tulisan ini. Pendapat yang diungkapkan dalam tulisan ini adalah pandangan kami saat ini dan dapat berubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Pembaca tulisan ini diwajibkan membaca prospektus dan memahami produk yang akan dibeli atau dijual sebelum melakukan transaksi pembelian dan/atau penjualan. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja yang akan datang.

    tanamduit Team

    tanamduit adalah aplikasi penyedia beragam produk investasi reksa dana, emas, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah berizin dan diawasi oleh OJK.

    banner-download-mobile