tanamduit menawarkan investasi AMAN dengan return atau imbal hasil lebih tinggi daripada bunga deposito.
Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per 6 Juni 2024:
Setelah Naik 2 Hari Berturut-Turut, IHSG Turun Signifikan
Rabu (5/6), IHSG turun drastis -2,14% atau 151,64 ke 6.947,67. Penurunan ini menghapus kenaikan 0,94% dan 0,90% di hari Senin dan Selasa yang lalu.
Saham-saham grup Prajogo Pangestu yang berkapitalisasi besar menjadi penyumbang terbesar IHSG, BREN turun 10,00%, BRPT -8,61% dan TPIA -9,90%.
Turunnya harga saham grup Prajogo ini terjadi karena kebijakan Full Call Auction (FCA), khususnya full periodic call auction yang diselenggarakan oleh bursa efek, BEI terhadap emiten-emiten yang dalam pemantauan khusus oleh BEI.
FCA adalah mekanisme perdagangan di mana investor akan melakukan order beli/jual di harga bid/ask tertentu yang akan dikumpulkan dan diperjumpakan (match) oleh BEI pada selang waktu tertentu. Harga match tersebut ditentukan berdasarkan volume match terbesar.
Pada implementasi full periodic call auction, seluruh saham yang masuk dalam papan pemantauan khusus akan diperdagangkan secara periodic call auction yang terdiri dari 5 sesi periodic call auction dalam satu hari. Hal ini membuat bid dan offer saham tidak dilakukan secara terbuka dan secara real time.
Penerapan FCA ini dikeluhkan oleh pelaku pasar karena dinilai tidak ada transparansi proses bid/offer dan mempersulit investor melakukan harga bid dan offer yang akan mereka pasang di platform transaksi saham BEI.
Di lain pihak, penerapan kebijakan FCA ini dapat mengurangi terjadinya transaksi saham di harga yang tidak rasional. Selain turunnya saham-saham grup Prajogo, tercatat saham big cap lainnya yang turun, antara lain AMMN turun 6,46%, GOTO -3,28%, ANTM -6,94%.
Imbal Hasil (Yield) Treasury Merosot
Imbal hasil (yield) Treasury terus melemah di minggu ini karena perkiraan penurunan suku bunga didorong oleh data jumlah lapangan pekerjaan yang lebih rendah dari yang diperkirakan.
Data gaji swasta di bulan MEI memicu spekulasi penurunan suku bunga. Terdapat sinyal pelemahan perekonomian AS dan meningkatkan harapan turunnya suku bunga US di bulan September mendatang.
Menurut FedWatch Tool yang diawasi ketat oleh CME, sekitar 65% pedagang memperkirakan The Fed akan melakukan pengurangan sebesar 25 basis poin pada bulan September, dibandingkan dengan kemungkinan di bawah 50% pada tahun sebelumnya. (Investing)
United Bank of Switzerland Menaikkan Target Perkiraan Harga Emas
Alasannya adalah dukungan struktural yang kuat dan permintaan yang kuat untuk logam kuning tersebut. Bank investasi tersebut menaikkan perkiraan harga di akhir tahun menjadi USD2.600 di akhir tahun 2024.
Selama dua tahun ke depan, UBS memproyeksikan harga emas akan melampaui USD2.800, mencerminkan prospek yang kuat meskipun ada potensi pelonggaran jangka panjang.
Revisi ke atas didorong oleh pembelian emas sektor resmi (antara lain bank sentral) yang besar dan permintaan fisik yang berkelanjutan.
Tren struktural ini memperkuat pandangan bullish investor terhadap emas. Hal ini juga didukung oleh ketidakpastian makroekonomi dan risiko geopolitik yang terus berlanjut.
Selain itu, UBS mengatakan pemilu AS yang akan datang dan kekhawatiran terhadap defisit fiskal AS dapat menjadi katalis lebih lanjut untuk kenaikan harga emas pada paruh kedua tahun 2024. (Investing)
Ulasan
- Data terbaru AS, JOLT, menunjukkan pelemahan memperkuat pelemahan ekonomi AS. Sebelumnya, data PMI turun dan PCE yang sesuai ekspektasi meneruskan penurunan yield obligasi US Treasury juga turun.
- Data berikutnya yang ditunggu oleh investor adalah data Nonfarm Payroll yang akan dirilis di akhir minggu ini.
- Data ekonomi AS yang menunjukkan pelemahan membuat US Dollar Index melemah dan membuat Rupiah menguat. Turunnya yield US Treasury membuat yield Surat Utang Negara juga ikut turun dan IHSG meningkat.
- Keberlanjutan implementasi FCA di Bursa Efek Indonesia perlu dicermati karena dapat mengurangi minat minat investor baik investor dalam negeri maupun investor luar negeri
Rekomendasi
- Dengan pertimbangan bahwa penerapan FCA dapat segera diperbaiki dan pertimbangan berlanjutnya pelemahan ekonomi AS yang akan membuat US Fed segera menurunkan suku bunga maka sekarang investor dapat mempertimbangkan untuk menambah investasinya di reksa dana berbasis saham dan obligasi, yaitu reksa dana saham, indeks saham, campuran dan reksa dana pendapatan tetap untuk jangka waktu investasi lebih dari 1 tahun.
- Sedangkan untuk kurang dari 1 tahun disarankan untuk memperbanyak investasi di reksa dana pasar uang karena masih memberikan return yang lebih tinggi dari bunga deposito.
- Harga emas diperkirakan masih akan naik karena beberapa bank sentral melakukan pembelian emas secara massive dalam setahun terakhir ini untuk diversifikasi risiko karena ketidakpastian global, emas dapat dipertimbangkan untuk menjadi portfolio investasi untuk jangka menengah dan Panjang.
- Tetaplah berinvestasi secara rutin untuk mencapai tujuan keuangan. Pilih produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
- Pertimbangkan untuk mulai mengakumulasi reksa dana saham dan indeks saham untuk jangka panjang, karena harga-harga saham saat ini dalam kategori murah.
- Emas dapat dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang karena nilai emas selalu mengalahkan inflasi.
Yuk, investasi sekarang di tanamduit!
DISCLAIMER:
Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh PT Star Mercato Capitale (tanamduit), yang memperoleh izin dari dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana.
Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas, baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy. Namun, PT Star Mercato Capitale tidak dapat menjamin keakurasian dan kelengkapan data dan informasinya. Manajemen PT Star Mercato Capitale beserta karyawan dan afiliasinya menyangkal setiap dan semua tanggung jawab atas keakurasian tulisan ini atau kelalaian dari atau kerugian apapun yang diakibatkan dari penggunaan tulisan ini. Pendapat yang diungkapkan dalam tulisan ini adalah pandangan kami saat ini dan dapat berubah setiap saat tanpa pemberitahuan. Pembaca tulisan ini diwajibkan membaca prospektus dan memahami produk yang akan dibeli atau dijual sebelum melakukan transaksi pembelian dan/atau penjualan. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja yang akan datang.


